ahmad hudori. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Surat Cinta dari Manusia yang Malam-malamnya Penuh Cinta

Kami tujukan kepada :
Insan yang tersia-sia malamnya

Assalamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh

Wahai orang-orang yang terpejam matanya,

Perkenankanlah kami, manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami sibuk di sepertiga terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahsianya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah, sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari syurga.

Wahai orang-orang yang terlelap,

Sungguh nikmat malam-malammu. Gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat tenaga cahaya yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat dirimu terlena, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja dibalik selimutmu yang demikian hangatnya. Aduhai kau sangat menikmatinya.

Wahai orang-orang yang terlena,

Ketahuilah, kami tidak seperti dirimu!! Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira. Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak seperti dirimu!! Kami adalah para perindu kamar di syurga. Tak pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya di syurga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi makan orang-orang yang memerlukannya, menyebarkan salam serta mendirikan solat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam.” Sudahkah kau dengar tadi? Ya, sebuah kamar yang menakjubkan untuk kami dan orang-orang yang mendirikan solat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan hatinya.

Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta,

Kau pasti pernah mendengar namaku disebut. Aku Abu Hurairah, Periwayat Hadist. Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tak terperi. Penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau? Kenikmatan itu tidak serta merta kukecap sendiri. Kubagi malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu untuk istriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi. Jika salah satu dari kami selesai mendirikan solat, maka kami bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bagiannya. Subhanallah, tak tergerakkah dirimu? Pedulikah kau pada keluargamu? Adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? Sekadar untuk membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?

Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. Sejarah mencatatku sebagai Sang Penakluk kesombongan pasukan salib. Suatu kali seorang ulama tersohor Ibnu Katsir mengomentari diriku, katanya, “Nuruddin itu sudah asyik dengan solat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah yang benar.” Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku. Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata mereka, “Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan kerana pasukannya yang banyak. Tetapi lebih kerana dia mempunyai rahsia bersama Tuhan.” Aku tersenyum, mereka memang benar. Kemenangan yang kuraih adalah kerana do’a dan solat-solat malamku yang penuh kekhusyu’an.

Tahukah kau dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Isteriku tercinta, Khatun binti Atabik. Dia adalah istri solehah di mataku, terlebih di mata Allah. Malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam bingkai Tuhan. Gemerisik dedaunan dan desahan angin seakan menjadi pernak-pernik kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang panjang.

Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan yang membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah. Astaghfirullaah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah peristiwa itu kubayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang pegawai khusus untuknya. Pegawai itu kuperintahkan untuk menabuh genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.

Wahai orang-orang yang terbuai,

Kau pasti mengenalku dalam kisah pembebasan Al Aqsa, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir tinta emas itu, seorang Panglima Perang, Shalahuddin Al-Ayyubi. Orang-orang yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang Panglima yang selalu menjaga solat berjama’ah. Kesenanganku adalah mendengarkan bacaan Al-Qur’an yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat yang paling kutunggu. Saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku. Sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuangan nyata, pengejawantahan cintaku pada-Nya.

Wahai orang-orang yang masih saja terlena,

Pernahkah kau mendengar kisah penaklukan Konstantinopel? Akulah orang dibalik penaklukan itu, Sultan Muhammad Al Fatih. Namun tahukah kau bahwa sehari sebelum penaklukan itu, aku telah memerintahkan kepada pasukanku untuk berpuasa pada siang harinya. Dan saat malam tiba, kami laksanakan solat malam dan munajat penuh harap akan pertolongan-Nya. Jika Allah memberikan kematian kepada kami pada siang hari disaat kami berjuang, maka kesyahidan itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di ujung kematian, namun sebelum itu, di ujung malamnya Allah temukan kami berada dalam kehidupan. Kehidupan dengan menghidupi malam kami.

Wahai orang-orang yang gelap mata dan hatinya,

Pernahkah kau dengar kisah Penduduk Basrah yang kekeringan? Mereka sangat merindukan air yang keluar dari celah-celah awan. Sebab terik matahari terasa sangat menyengat, padang pasir pun semakin kering dan tandus. Suatu hari mereka sepakat untuk mengadakan Solat Istisqa yang langsung dipimpin oleh seorang ulama di masa itu. Ada wajah-wajah besar yang turut serta di sana, Malik bin Dinar, Atha’ As-Sulami, Tsabit Al-Bunani. Solat dimulai, dua rakaat pun usai. Harapan terbesar mereka adalah hujan-hujan yang penuh berkah.

Namun waktu terus beranjak siang, matahari kian meninggi, tak ada tanda-tanda hujan akan turun. Mendung tak datang, langit membisu, tetap cerah dan biru. Dalam hati mereka bertanya-tanya, adakah dosa-dosa yang kami lakukan sehingga air hujan itu tertahan di langit? Padahal kami semua adalah orang-orang terbaik di negeri ini?

Solat demi solat Istisqa didirikan, namun hujan tak kunjung datang. Hingga suatu malam, Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani terjaga di sebuah masjid. Saat malam itulah, aku, Maimun, seorang pelayan, berwajah kuyu, berkulit hitam dan berpakaian usang, datang ke masjid itu. Langkahku menuju mihrab, kuniatkan untuk solat Istisqa sendirian, dua orang terpandang itu mengamati gerak gerikku.

Setelah solat, dengan penuh kekhusyu’an kutengadahkan tanganku ke langit, seraya berdo’a :
“Tuhanku, betapa banyak hamba-hamba-Mu yang berkali-kali datang kepada-Mu memohon sesuatu yang sebenarnya tidak mengurangi sedikit pun kekuasaan-Mu. Apakah ini kerana apa yang ada pada-Mu sudah habis? Ataukah perbendaharaan kekuasaan-Mu telah hilang? Tuhanku, aku bersumpah atas nama-Mu dengan kecintaan-Mu kepadaku agar Engkau berkenan memberi kami hujan secepatnya.”

Lalu apa gerangan yang terjadi? Angin langsung datang bergemuruh dengan cepat, mendung tebal di atas langit. Langit seakan runtuh mendengar do’a seorang pelayan ini. Do’aku dikabulkan oleh Tuhan, hujan turun dengan derasnya, membasahi bumi yang tandus yang sudah lama merindukannya.

Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani pun terhairan dan kau pasti juga hairan bukan? Aku, seorang budak miskin harta, yang hitam pekat, mungkin lebih pekat dari malam-malam yang kulalui. Hanya manusia biasa, tapi aku menjadi sangat luar biasa kerana do’aku yang makbul dan malam-malam yang kupenuhi dengan tangisan dan taqarrub pada-Nya.

Wahai orang-orang yang masih saja terpejam,

Penghujung malam adalah detik-detik termahal bagiku, Imam Nawawi. “Suatu hari muridku menanyakan kepadaku, bagaimana aku boleh menciptakan berbagai karya yang banyak? Bila aku beristirahat, bagaimana aku mengatur tidurku?” Lalu kujelaskan padanya, “Jika aku mengantuk, maka aku hentikan solatku dan aku bersandar pada buku-bukuku sejenak. Selang beberapa waktu jika telah segar kembali, aku lanjutkan ibadahku.”
Aku tahu kau pasti berfikir bahwa hal ini sangat sulit dijangkau oleh akal sihatmu. Tapi lihatlah, aku telah melakukannya, dan sekarang kau boleh menikmati karya-karyaku.

Wahai orang-orang yang tergoda,

Begitu kuatkah syaitan mengikat tengkuk lehermu saat kau tertidur pulas? Ya, sangat kuat, tiga ikatan di tengkuk lehermu! Dia lalu menepuk setiap ikatan itu sambil berkata, “Hai manusia, engkau masih punya malam panjang, kerana itu tidurlah!.”

Hei, sedarlah, sedarlah, jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya! Syaitan itu berbohong kepadamu. Maka bangunlah, bangkitlah, kerahkan kekuatanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan lepas ikatan yang pertama. Kemudian, berwudhulah, maka akan lepas ikatan yang kedua. Dan yang terakhir, solatlah, solat seperti kami, maka akan lepaslah semua ikatan-ikatan itu.

Wahai orang-orang yang masih terlelap,

Masihkah kau menikmati malam-malammu dengan kepulasan? Masihkah? Adakah tergerak hatimu untuk bangkit, bersegera, mendekat kepada-Nya, bercengkerama dengan-Nya, memohon keampunan-Nya, meski hanya 2 rakaat? Tidakkah kau tahu, bahwa Allah turun ke langit bumi pada 1/3 malam yang pertama telah berlalu. Tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata, “Akulah Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Kuberi, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni. Dia terus berkata demikian, hingga fajar merekah.”

Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia,

Bagi kami, manusia-manusia malam, dunia ini sungguh tak ada ertinya. Malamlah yang memberi kami kehidupan sesungguhnya. Sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau menginginkan kehidupan sesungguhnya? Maka ikutilah jejak kami, manusia-manusia malam. Kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya, maka surat cinta kami ini sungguh tak berarti apa-apa bagimu.

Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di syurga-Nya, mendapati dirimu dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Semoga…

Wassalamu’alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh,

Manusia-Manusia Malam

Semoga kisah orang-orang besar itu menjadi penyemangat kita untuk mengikuti jejak mereka.


By zahraannur.wordpress.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Warga Magelang Cuek Meski Gunung Merapi Mulai Bergolak

Gunung Merapi di Jawa Tengah kembali meningkat dari status aktif normal menjadi waspada. Namun peningkatan status ini tidak mempengaruhi aktivitas warga sekitar di kaki gunung sebagai penambang pasir.

Meski dalam beberapa terakhir mereka mengaku merasakan ada gempa di kaki Gunung Merapi, mereka tetap cuek saja. "Saya memang merasakan gempa yang terjadi mulai hari Rabu (22/9) lalu. Tetapi bagi beberapa warga lereng Merapi di sini itu hal biasa," tegas Tumiyem (43) warga Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah saat ditemui detikcom, Jumat (24/9/2010).

Tumiyem mengaku gempa merupakan hal yang biasa bagi warga sekitar lereng Gunung Merapi. Getaran itu tidak menyurutkan aktivitas warga seperti mencari kayu bakar, merumput untuk pakan ternak dan berocok tanam.

Hal yang sama juga disampaikan Sabar (35), warga Desa Krinjing yang biasa menjadi guide para pendaki Gunung Merapi baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara. Bagi Sabar, status Gunung Merapi yang berubah belum menjadikan warga panik dan ketakutan.

"Wong terjadi hujan abu saja kami warga kadang masih cuek-cuek saja dan menganggap hal itu biasa, apalagi cuma gempa-gempa kecil saja," tegas Sabar.

Sabar mengaku baru beberapa minggu-minggu ini mengantar tiga orang pendaki dari negara Perancis naik gunung sampai di jalur Selo, Boyolali.

"Baru kemarin, belum ada sebulan saya mengantar turis Perancis mendaki gunung sampai di Selo Boyolali," tegas Sabar.

Selain warga, pantauan detikcom di lapangan juga terlihat puluhan truk pengakut pasir hasil penambangan ratusan warga sekitar masih lalu lalang di jalur menuju Gunung Merapi. Ratusan penambang pasir seperti tidak khawatir terhadap peningkatan status Gunung Merapi yang sudah berubah dua hari ini dari status aktif normal menjadi waspada.

Ratio (40), petugas pengamat pos pemantauan Gunung Merapi di Desa Ngepos, Kecamatan Srumbung, Magelang menyatakan peningkatan status Gunung Merapi sudah dibarengi dengan imbauan petugas terhadap warga dan penambang pasir.

Namun, peringatan itu sering tidak digubris, bahkan sering dianggap beberapa warga dan para penambang pasir sebagai hal yang wajar-wajar saja.

"Kami sudah mengimbau kepada warga dan penambang pasir supaya waspada. Tetapi ya memang sudah biasa bagi mereka. Kalau belum meletus mereka tidak menggubrisnya," tegas Ratio.

Yulianto (42) petugas pos pengamatan Gunung Merapi di Desa Babatan, Kecamatan Dukun, Magelang menyatakan hal yang sama. Namun, Yulianto menyoroti dari sisi infrastruktur jalur evakuasi yang kini dalam keadaan rusak.

"Saya kawatir sikap cueknya warga tidak diimbangi dengan adanya pebaikan jalur evakuasi menjadikan masalah dikemudian hari terutama saat Merapi meleuts memperlambat proses evakuasi," tegas Yuli.

(mok/mok)
Parwito - detikNews

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Membangun Pribadi Pantang Menyerah

"Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki ataupun perempuan dalam keadaan beriman, niscaya Kami hidupkan dia dengan kehidupan yang baik dan Kami balasi mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. An-Nahl: 97).

Allah telah menciptakan alam dan isinya berpasang-pasangan, sehingga melahirkan hukum tarik menarik antara satu dengan yang lainnya. Artinya kondisi alam ini akan selalu dinamis sesuai dengan kehendak-Nya. Begitu juga halnya dengan kehidupan manusia, akan mengalami rotasi (perputaran) antara dibawah-di atas; sukses-tidak sukses; bahagia-susah, dll. Begitu juga dengan iman kita. Iman bisa datang dan pergi, naik dan turun.

Ibnu Mas'ud mengatakan, "Sesungguhnya jiwa manusia itu mempunyai saat dimana ia ingin beribadah dan ada saat dimana enggan beribadah." Diantara dua keadaan itulah manusia menjalani kehidupan ini. Dan diantara dua keadaan itu pula nasib manusia ditentukan. Dalam arti lain, semakin seseorang berada dalam iman yang rendah, maka besar kemungkinan dalam kondisi ini akan mengakhiri hidupnya. Demikian sebaliknya, jika seseorang semakin sering berada pada kondisi iman yang tinggi, maka semakin besar peluangnya memperoleh akhir kehidupan yang baik. Pertanyaannya, bagaimana cara mewujudkan kondisi pribadi yang berujung kebaikan, pribadi yang pantang menyerah tersebut?

Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah tidak lain sebutan bagi pribadi yang tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpanya. Pribadinya menganggap sesuatu yang terjadi itu dari segi positifnya. Ia yakin betul bahwa sekenario Allah itu tidak akan meleset sedikit pun. Pribadi pantang menyerah dan tangguh ini, tidak lain adalah pribadi yang memiliki kemampuan untuk bersyukur apabila ia mendapat sesuatu yang berkaitan dengan kebahagiaan, kesuksesan, mendapat rezeki, dll. Sebaliknya, jika ia mendapati sesuatu yang tidak diharapkannya, entah itu berupa kesedihan, kegagalan, mendapat bala bencana, dll., maka ia memiliki ketahanan untuk selalu bersabar. Dan pribadi seperti ini memposisikan setiap kejadian yang menimpanya adalah atas ijin dan kehendak Allah. Ia pasrah dan selalu berusaha untuk bangkit dengan cara mengambil pelajaran dari setiap kejadian tersebut.

Pribadi pantang menyerah ini bukan saja semata-mata dilihat secara fisik. Tetapi lebih-lebih dan yang lebih penting justru adanya sifat positif dalam jiwanya yang begitu tangguh dan kuat. Seseorang menjadi kuat, pada dasarnya karena mentalnya kuat. Seseorang menjadi lemah, karena mentalnya lemah. Begitu juga, seseorang sukses, karena ia memiliki keinginan untuk sukses. Dan seseorang gagal, karena ia berbuat gagal. Dalam hal ini, ada hadist Nabi yang menyebutkan bahwa: "Orang mukmin yang kuat lebih disukai dan lebih baik dari mukmin yang lemah." Jadi, manusia tangguh dan kuat itu, sudah seharusnya menjadi cita-cita kita dalam rangka mengabdi kepada Allah.

Dalam konteks ini, dapat disebutkan bahwa kesuksesan menurut pandangan Alquran itu memiliki dua syarat pokok. Yakni iman dan ilmu (QS. 58: 11). Kedua hal ini, kalau kita kaji secara rinci, jelas-jelas memiliki pengaruh sangat besar dalam kehidupan manusia. Dengan kuatnya iman seseorang, maka ia akan sangat berpengaruh terhadap kualitas kehidupan manusia. Menurut M. Ridwan IR Lubis (1985), ada tiga pengaruh iman tersebut, yaitu berupa: kekuatan berpikir (quwatul idraak), kekuatan fisik (quwatul jismi), dan kekuatan ruh (quwatur ruuh). Sedangkan menurut M. Yunan Nasution (1976), mengungkapkan pengaruh iman terhadap kehidupan manusia itu berupa: iman akan melenyapkan kepercayaan kepada kekuasaan benda; menanamkan semangat berani menghadapi maut; membentuk ketentraman jiwa; dan membentuk kehidupan yang baik.

Untuk mencapai dampak dari kekuatan iman itu, kuncinya terletak pada pribadi kita masing-masing. Dan kalau kita cermati, sebenarnya pembentukan sifat pribadi pantang menyerah dan tangguh ini adalah berawal dari sifat optimisme yang menyelimuti pola pikir orang tersebut. Menyikapi keadaan seperti saat ini, kita seharusnya tidak menjadi pesimis dan berserah diri. Kita harus optimis dan selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik dalam hidup ini. Sehingga untuk menjadikan pribadi pantang menyerah dan tangguh ini, maka dalam diri kita harus tertanam sikap optimis, berpikir positif, dan percaya diri.

Setiap manusia harus memiliki optimisme dalam menjalani kehidupan ini. Dengan sikap optimis, langkah kita akan tegar menghadapi setiap cobaan dan menatap masa depan penuh dengan keyakinan terhadap Sang Pencipta. Karena garis kehidupan setiap manusia sudah ditentukan-Nya. Tugas kita adalah hanya berusaha, berpikir dan berdoa agar sesuai dengan ridho-Nya. Setelah kita mampu bersikap optimis, lalu pola pikir kita juga harus dibiasakan berpikir secara positif dan percaya diri. Berpikir positif kepada siapa?

Pertama, berpikir positif kepada Allah. Setiap kejadian, peristiwa dan fenomena kehidupan ini pasti ada sebab musababnya. Tugas kita, hanya berpikir dan membaca. Ada apa dibalik semua itu? Lalu, kita mengambil pelajaran dari kejadian itu dan selanjutnya mengamalkan yang baiknya dalam perilaku keseharian.

Kedua, berpikir positif terhadap diri sendiri. Setiap manusia, dilahirkan sebagai pribadi yang unik. Karena bagaimanapun wajah dan sifat kita mirip dengan orang lain. Tapi, yang jelas ada saja perbedaan antara keduanya. Sifat dan pribadi unik itu, harus kita jaga. Itu adalah potensi positif, modal dasar untuk mencapai keleluasaan langkah kita menuju ridho-Nya. Bagaimana orang lain akan menjunjung kita, kalau diri kita sendiri meremehkan dan tidak "mengangkatnya". Selain itu, kita juga harus yakin bahwa kita dilahirkan ke dunia ini sebagai sang juara, the best. Fakta membuktikan, dari berjuta-juta sel sperma yang disemprotkan Bapak kita, tetapi ternyata yang mampu menembus dinding telur Ibu kita dan dibuahi, hanya satu. Itulah kita, "sang juara". Hal ini, kalau kita sadari akan menjadi sebuah motivasi luar biasa dalam menjalani hidup ini.

Ketiga, berpikir positif pada orang lain. Orang lain itu, manusia biasa sama dengan kita. Dia mempunyai kesalahan dan kekhilafan. Yang tentu hati nuraninya tidak menghendakinya. Pandanglah, orang lain itu dari sisi positifnya saja dan menerima sisi negatifnya sebagai pelajaran bagi kita. Belajarlah dari seekor burung Garuda. Ia mengajarkan anaknya untuk terbang dari tempat yang tinggi dan menjatuhkannya. Lalu jatuh, diangkat lagi dan seterusnya sampai ia bisa terbang sendiri. Hati Garuda juga bersih, tidak mendendam. Ia kalau waktunya bermain "cakar-cakaran". Tapi, kalau diluar itu ia akur, damai kembali.

Keempat, berpikir positif pada waktu. Setiap manusia diberi waktu yang sama, dimana pun dia berada. Sebanyak 24 jam sehari atau 86.400 detik sehari. Waktu itu, ingin kita apakan? Kita gunakan untuk tidur seharian, kerja keras, mengeluh, berdemontrasi, bergunjing, santai, menuntut ilmu, menolong orang lain, melamun, ibadah, dan lainnya. Waktu itu tidak akan protes. Yang jelas, setiap detik hidup kita akan diminta pertanggung jawabannya kelak, di hadapan Allah SWT. Bagi mereka yang biasa mengisi waktunya dengan amal-amalan saleh dan berada dalam keimanan, maka ia akan memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Allah berfirman, yang artinya:
"Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki ataupun perempuan dalam keadaan beriman, niscaya Kami hidupkan dia dengan kehidupan yang baik dan Kami balasi mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS. An-Nahl: 97).

Untuk memaksimalkan sikap positif pada diri seseorang, lebih-lebih sebagai pembentuk pribadi yang pantang menyerah, tangguh, "tahan banting", sabar dan istiqomah pada jalan-Nya. Tentu perlu dibangun pula dengan kebiasaan positif. Semoga tulisan ini menjadi bahan penilaian terhadap diri kita sendiri, terutama kaitannya dengan keinginan pembentukan pribadi yang pantang menyerah. Dan kita berdoa, semoga Allah memberi kemampuan terhadap kita untuk membangun pribadi yang tangguh dan pantang menyerah sesuai tuntutan-Nya. Amin.
Wallahu a'lam. 
Oleh : Habib Salim Al Muhdar, MA.
Dosen STID DI AL-HIKMAH Jakarta

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wilayah NKRI - 2.000 pulaunya akan tenggelam pada tahun 2030 atau 2040.



Karena iklim terus menghangat, seluruh pulau tenggelam di bawah naiknya air yang disebabkan oleh gletser-gletser yang mencair.
Tn. Achim Steiner – Bawahan Sekjen PBB dan Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB – Sungguh ada banyak negara kepulauan yang sudah hancur sekarang, dihukum, lenyap. Karena itu tidak ada pertanyaan apakah kita harus bertindak. Dan itu hanya awal dari dampak nyata dari perubahan iklim. Bagian yang tak terlihat, hal-hal yang mungkin belum kita pahami yang terjadi di sekitar kita juga sedang berjalan.

PENGUNGSI IKLIM: 25 juta orang terpaksa pindah pada tahun 2007

Presiden Tong dari Negara Kepulauan Kiribati: Ada penduduk yang seluruhnya harus direlokasikan, desa-desa yang sudah ada di sana selama lebih dari satu dekade mungkin satu abad, sekarang mereka harus dipindahkan, dan tempat dimana mereka tinggal selama beberapa dekade sudah tiada lagi. Tempatnya telah terkikis.

SEDIKITNYA 18 PULAU TENGGELAM DI SELURUH DUNIA:

Lohachara, India – 10.000 penduduk

Pulau Bedford, Kabasgadi, dan Suparibhanga dekat India – 6.000 keluarga

Teluk Chesapeake di Maryland, AS – 13 pulau

Kiribati – 3 pulau karang

Setengah dari Pulau Bhola Bangladesh banjir secara permanen – 500.000 orang

Paul Tobasi – Wakil Pemerintahan dari Kepulauan Carteret -- Bukan kehendak mereka untuk pergi tetapi karena situasi; hal itu memaksa mereka pindah.

PULAU-PULAU TENGGELAM ATAU TERANCAM OLEH NAIKNYA AIR LAUT (lebih dari 40 negara)

Tuvalu – 12.000 penduduk tanpa air bersih untuk minum dan lahan untuk menanam sayur telah tersapu air

Ghoramana dekat India – 2/3 tenggelam pada tahun 2006 dengan 7.000 penduduk telah direlokasi

Pulau Sagar yang berdekatan – 250.000 penduduk juga terancam

Sekitar 50 pulau lainnya terancam bahaya di Sundarbans

India-Bangladesh dengan 2 juta penduduk

Kutubdia di timur laut Bangladesh kehilangan lebih dari 200.000 penduduk, dengan sisa 150.000 yang mungkin segera pindah

Maladewa – 369.000 penduduk dan presidennya ingin merelokasikan seluruh negeri itu

Kepulauan Marshall – 60.000 penduduk

Kiribati – 107.800 penduduk, sekitar 30 pulau sedang tenggelam

Tonga – 116.900 penduduk

Vanutau –212.000 penduduk, sebagian telah diungsikan dan desa-desa di pesisir direlokasi

Kepulauan Solomon – 566.800 penduduk

Kepulauan Carteret di Papua Nugini – 2.500 penduduk yang tanahnya tidak lagi mendukung pertanian

Shishmaref di Alaska, AS – 600 penduduk

Kivalini di Alaska, AS – 400 penduduk

Lebih dari 2.000 pulau di Indonesia mungkin akan tenggelam

Dubai – 1,2 juta penduduk di Uni Emirat Arab berhadapan dengan risiko ini

Mungkin banyak pulau lagi yang tidak berpenghuni atau tidak dilaporkan, yang telah atau sedang tenggelam akibat perubahan iklim.

Presiden Tong dari Negara Kepulauan Kiribati: Kita mungkin berada pada titik tanpa harapan, pulau kecil kami yang rendah akan tenggelam. Ini adalah isu kelangsungan hidup manusia. Jika komunitas dunia, berbagai negara tidak mengurangi jumlah Karbon, akan ada negara lain yang akan menyusul.

Konferensi video Maha Guru Ching Hai dengan Supreme Master Television di Los Angeles, Kalifornia, AS – 31 Juli 2008

Maha Guru Ching Hai: Menurut para ahli, bisa saja terjadi lebih dari satu bencana. Naiknya permukaan air laut bukanlah satu-satunya peristiwa yang mencemaskan, penyakit akan meningkat juga. Ini telah terjadi di beberapa bagian dunia.

Kecuali orang-orang beralih ke cara hidup yang lebih mulia yaitu menghormati semua kehidupan, lalu kita akan memperoleh kehidupan dan kehidupan kita akan bertahan. Dan alam akan mempertahankan keseimbangan serta memperbaiki semua kerusakan. Saya berharap segera melihat hari itu dalam hidup saya.

Semakin banyak orang yang masuk dalam lingkaran vegetarian, semakin banyak kesempatan yang kita miliki untuk menyelamatkan planet.

REFERENSI (Jumlah asli sebelum dibulatkan)

Maldives – 369.031 penduduk, barat daya India

Kepulauan Marshall – 60.000 penduduk

Kiribati – 107.817 penduduk, sekitar 30 pulau tenggelam

Tonga – 116.921 penduduk

Vanuatu – 211.971 penduduk, sebagian telah diungsikan

Kepulauan Solomon – 566.842 penduduk

Kepulauan Carteret di Papua Nugini – 2.500 penduduk

Shishmaref di Alaska, AS – 600 penduduk

Kivalini di Alaska, AS – 400 penduduk

Lebih dari 2.000 pulau lainnya di Indonesia (populasi tidak diketahui)

Dubai – 1.241.000 penduduk di Uni Emirat Arab berhadapan dengan risiko ini

Rajendra Pachauri: Ada akibat menyeramkan yang harus dihadapi dunia mengenai naiknya permukaan air laut yang disebabkan oleh peningkatan suhu itu sendiri, dan perkiraan kami sekitar 0,4 hingga 1,4 meter yang disebabkan oleh peningkatan suhu saja, tetapi jika Anda menambahkannya dengan jumlah air dari pencairan bongkahan es maka dunia sedang terancam, hal ini akan mempengaruhi negara-negara pulau kecil, daerah garis pantai rendah di seluruh dunia. Kami memberikan peringatan bahwa kita belum terlambat sama sekali, kita harus yakin untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, secepat mungkin.

Presiden Tong dari Kiribati: Saya mengambil setiap kesempatan untuk menyatakan posisi kita, menjelaskan situasi kita, seperti yang telah dijelaskan bahwa Kiribati merupakan satu dari negara-negara yang paling mudah terkena dampaknya oleh karena perubahan iklim. Sama dengan negara kepulauan pasifik yang lain, dengan struktur geografis yang sama, juga negara-negara lain yang dekat lautan. Titik tertinggi di Pulau Kiribati kami sekitar 2 meter di atas permukaan laut.

Saya rasa kita mungkin sudah tidak dapat terselamatkan, kita mungkin sudah berada di titik tanpa harapan dimana emisi di atmosfer akan memberi kontribusi terhadap perubahan iklim, terhadap naiknya permukaan air laut yang menenggelamkan pulau-pulau kecil kita. Kita harus menyadari kenyataan buruk tersebut, dan untuk menyadarinya Anda harus berada di sana ketika arus datang, dan Anda akan berlarian mengejar benda-benda rumah Anda, karena benda-benda tersebut mengapung di mana-mana, dan Anda berusaha megejar mereka setelah gelombang datang. Ada masyarakat yang seluruhnya harus direlokasikan, desa-desa yang telah ada di sana selama lebih dari satu dekade mungkin satu abad dan sekarang mereka harus dipindahkan, dan tempat dimana mereka tinggal selama beberapa dekade sudah tiada lagi.

Tempatnya telah terkikis. Menurut skenario terburuk, Kiribati akan tenggelam dalam abad ini. Ini bukan isu pertumbuhan ekonomi; ini adalah isu  kelangsungan hidup manusia. Dan saya rasa ini merupakan poinnya, ini tentang keselamatan manusia. Jika komunitas dunia, berbagai negara tidak mengurangi Karbon mereka maka akan ada negara lain yang akan menyusul, kami sudah pergi jauh, namun saya rasa negara-negara berikutnya akan menyusul.

Paul Tobasi – Wakil Pemerintahan dari Kepulauan Carteret – Bukan keinginan mereka untuk pergi, namun karena situasi; itu memaksa mereka untuk pindah. Karena sekarang orang-orang tidak mempunyai makanan yang tersedia. Saya pikir, itulah sebabnya sebagian besar orang di sekitar sini ingin pergi; mencari tempat tinggal yang baru.

Louise (W): Luar biasa. Dan kita akan memuat website, link pada website itu menjadi milik kita karena saya pikir itu benar-benar menarik dan penting. Maha Guru, kita menjadi pengungsi lingkungan. Laporan terkini oleh Agen Bantuan Tearfund memperkirakan bahwa baru-baru ini ada 25 juta pengungsi lingkungan, jumlah ini lebih dari jumlah  pengungsi politik dan ekonomi yang terdata, yaitu 22 juta orang.

Dan menurut Dr. Janos Bogardi, Direktur Institut Lingkungan dan Keamanan Manusia di Universitas PBB di Bonn, keadaan lingkungan yang memburuk baru-baru ini memindahkan lebih dari 10 juta orang pengungsi per tahun. Dan ada dugaan menjadi 50 juta pengungsi lingkungan hingga 2010. Namun, konvensi internasional tidak mengakui pengungsi lingkungan jadi mereka tidak memiliki hak yang sama atas bantuan finansial dan material. Apa yang dapat kita lakukan untuk membantu pengungsi lingkungan?

Maha Guru Ching Hai: Apa yang dapat kita lakukan? Yang pasti mereka adalah pengungsi. Karena jika kita tidak memiliki pemanasan global, maka tidak ada seorang pun yang akan menjadi pengungsi iklim, bukankah begitu? Jadi, tidak ada seorang pun ingin menjadi pengungsi dalam hal ini. Jadi sekarang, pertama kita dapat membantu mereka untuk mengandalkan diri mereka sendiri. Seseorang yang bermanfaat, berarti, dan mempunyai kekuatan, ya. Kita harus memperhatikan status pengungsi mereka secara legal, karena mereka bagaimanapun juga adalah pengungsi. Dan dengan menghentikan pemanasan global, kita dapat membantu mengurangi masalah pengungsi ini.

PENGUNGSI IKLIM:

POZNAN, Polandia, 8 Des (Reuters) – Dampak perubahan iklim dapat memindahkan sekitar enam juta orang setiap tahun, setengahnya disebabkan karena bencana akibat cuaca seperti banjir dan angin topan, kata seorang pejabat tinggi P.B.B. hari Senin.

Badan pengungsi P.B.B. (UNHCR) sedang membuat rencana berdasarkan perkiraan konserfatif bahwa pemanasan global akan memaksa sekitar 200 juta sampai 250 juta orang untuk meninggalkan rumah mereka pada pertengahan abad, ujar L. Craig Johnstone, Wakil Komisaris Tinggi untuk Pengungsi P.B.B.

Johnstone berkata bahwa badan-badan pertolongan akan membantu hampir tiga juta orang yang mengungsi dalam satu tahun karena bencana mendadak.

Tiga juta orang lagi kemungkinan akan berpindah tempat karena perubahan berangsur-angsur seperti naiknya permukaan air laut, dan dapat direncanakan.

Statistik UNHCR menunjukkan 67 juta orang pindah tempat di seluruh dunia pada akhir tahun 2007, 25 juta di antaranya karena bencana alam.

http://africa.reuters.com/wire/news/usnB362707.html

PENGUNGSI:

Berbicara tentang sambilan dari konferensi tingkat tinggi Konvensi Kerangka PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) 1-12 Desember, Wamer berkata bahwa 24 juta orang di seluruh dunia telah menjadi pengungsi iklim, menurut perkiraan yang dibuat oleh Komisari Tinggi untuk Pengungsi PBB.

http://www.hindu.com/thehindu/holnus/008200812070932.htm

TENGGELAM

Lohachara, India, tempat tinggal sekitar 10.000 orang dan salah satu dari 102 Kepulauan Sundarban, tenggelam di bawah permukaan Teluk Bengal di tahun 2006, dan hanya 54 dari 102 pulau-pulau di Kepulauan Sundarban, tempat tinggal 70.000 orang, yang masih bisa ditinggali.

http://www.oceana.org/climate/impacts/rising-seas/

13 pulau di teluk Chesapeake, Maryland, AS telah hilang dengan ancaman lebih banyak lagi yang akan hilang.

http://www.nwf.org/sealevelrise/chesapeake.cfm

Tuvalu (diramalkan akan tenggelam dalam waktu 50 tahun) Pemerintah Selandia Baru telah berangsur-angsur memberi izin tinggal sebagian penduduk Tuvalu setiap tahun dan meyakinkan Tuvalu bahwa 10.800 penduduknya bisa mendapatkan rumah di Selandia Baru.

http://www.world-mysteries.com/newgw/sci_globalw2.htm http://www.iht.com/articles/2007/05/03/asia/pacific.php

Kepulauan Cook

http://www.world-mysteries.com/newgw/sci_globalw2.htm

Kepulauan Marshall (dimana Majuro, salah satu dari Kepulauan Marshall telah kehilangan 20% dari daerah pesisirnya)

http://www.world-mysteries.com/newgw/sci_globalw2.htm


Kirbati

http://www.iht.com/articles/2007/05/03/asia/pacific.php

Vanuatu

http://www.iht.com/articles/2007/05/03/asia/pacific.php

Fiji

http://www.iht.com/articles/2007/05/03/asia/pacific.php

Kepulauan Solomon

 http://www.iht.com/articles/2007/05/03/asia/pacific.php


Kepulauan Carteret dari Papua New Guinea (banyak bagian sudah tidak dapat ditinggali)

http://www.monstersandcritics.com/science/nature/news/article_1251942.php/_South_Pacific_island-nations_endangered_by_rising_sea_levels

Ghoramara (7.000 penduduk terpaksa pergi karena setengah dari pulau itu telah hilang ke laut sejak tahun 1978, dan pulau terbesar dari Kepulauan Ghoramara, Sagar, yang telah menjadi tempat tinggal dari para pengungsi dari pulau-pulau lain menghadapi risiko hilang ke laut dalam waktu 15 tahun.

http://portal.campaigncc.org/node/2261

Indonesia sedang membuat rencana untuk merelokasi penduduk yang tinggal di pulau-pulau di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua, dimana pemerintah memperkirakan sekitar 2.000 pulaunya akan tenggelam pada tahun 2030 atau 2040.

http://current.com/items/89477012/mass_relocation_planned_for_indonesian
_islands_due_to_sea_level_rise.htm

40 pulau di Pasifik, sebagian dari the Alliance of Small Island States, dalam bahaya.

http://www.smh.com.au/articles/2003/12/13/1071125715575.html

Kenaikan tiga kaki dari permukaan laut akan membuat Pulau South Padre, Texas, AS berada di bawah air, dengan sebagian besar dari Pulau Galveston tidak dapat.

http://www.txnp.org/articles/articles.asp?ArticleID=4733

Shishmaref, sebuah pulau yang dihuni oleh penduduk asli Alaska di AS dalam bahaya kehilangan rumah mereka dari 4.000 tahun terakhir.

http://www.cbsnews.com/stories/2006/08/22/eveningnews/main1926055.shtml

Dubai dalam bahaya berada di bawah air dalam waktu 50 tahun

 http://www.arabianbusiness.com/504296
-dubai-will-be-underwater-in-50-years-alerts-branson

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dasyat-Langit Pasti Terbelah

Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, dan apabila lautan dijadikan meluap, dan apabila kuburan-kuburan dibongkar, maka setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.

Wahai manusia apakah yang telah melalaikanmu untuk berbuat durhaka terhadap Robbmu yang maha pengasih.

Yang telah menciptakanmu lalu menyempurkanmu kejadianmu dan menjadikan tubuhmu agar seimbang.

Dalam bentuk apa saja yang dikeiendaki, dia kuasa menyusun tubuhmu. Sudahlah jangan begitu. Bahkan kamu tidak yakin dengan hari pembalasan. Dan sebenarnya disampingmu ada malaikat.malaikat yang mengawasi prilakumu. Yang mulia disisi ALLAH, dan yang mencatat pebuatanmu. Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan. Ssungguhnya orang2 yang berbakti pasti akan berada dalam surga yang penuh kenikmatan. Dan sungguh orang2 yang durhaka benar.benar dalam neraka.

Mereka akan masuk kedalamnya pada hari pembalasan. Dan mereka tidak mungkin dapat keluar dari neraka itu. Dan tahukah kamu-apakah hari pembalasan itu? Sekali lagi, tahukah kamu hari pembalasan itu?. Yaitu hari ketika sseorang sama sekali tidak berdaya guna menolong orang lain. Dan segala URUSAN pada hari itu dalam kekuasaan ALLAH.

Bersama makmurkan bumi dengan mengembalikan segala urusan manusia kepada apa apa yang telah di TETAP kan olehNYA.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Raja Judi Kirim Jet Pribadi

 
Stanley Ho (AP Photo)
Durian Mao Shan King asal Malaysia terbukti benar-benar menggoda raja judi Macau, Stanley Ho. Hanya gara-gara tergila-gila durian, dia sampai harus mengirimkan pesawat jet pribadi untuk menjemput 88 buah dari Singapura.


Surat kabar Malaysia, The Star baru-baru ini melaporkan bahwa taipan judi tersebut berhasil memborong 88 buah durian dari 98 buah yang bisa dipasok. Pasokan buah beraroma nikmat itu memang tengah merosot karena cuaca buruk. 


Ho menghabiskan total US$2.065 atau Rp18 juta untuk membeli durian di toko 818 Durian Stall di Telok Kurau Road, Singapura. Harga durian Mao Shan King sebesar RM38 per kilogram di Singapura. 


Stanley Ho yang juga dikenal dengan Ho Hung-sun adalah taipan kaya di Hong Kong dan Macau. Dia dikenal sebagai raja judi Macau karena mendapatkan lisensi untuk memonopoli pengelolaan industri judi di Macau selama 40 tahun.
Ho kemudian membagi 10 buah dari 88 durian tersebut kepada rekan bisnisnya, konglomerat Hong Kong, Li Ka-shing. Li adalah pengusaha terkaya Hong Kong yang menguasai berbagai sektor bisnis, mulai dari telekomunikasi, properti, pelabuhan, manufaktur dan finansial.
Sumber: The Star
• VIVAnews

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dasayat Miliarder Hong Kong Incar Kereta Super Cepat


Li Ka-shing (www.chinadaily.com.cn)
Setelah membeli UK Power Network dari EDF Prancis senilai US$9 miliar pada bulan lalu, miliarder dunia Li Ka-Shing kini punya incaran baru. 

Melalui Cheung Kong Infrastructure, yang dikendalikannya, Li Ka-Shing disebut-sebut tertarik berinvestasi di proyek rel kereta api super cepat yang menghubungkan London ke terowongan Channel sepanjang 68 mil atau 107 kilometer. 

Memang belum ada penjelasan resmi, apakah taipan terkaya asal Hong Kong itu terdaftar sebagai investor resmi yang turut mengajukan penawaran pada batas akhir Selasa lalu. Ia disebut-sebut bergabung dengan tiga konsorsium investor yang sudah mengajukan penawaran. 

Namun, sumber yang dikutip Telegraph.co.uk, berharap taipan superkaya Hong Kong itu menjadi penawar keempat. SNFC dari Prancis juga disebut sebagai investor potensial. 

Semula investor yang diandalkan adalah konsorsium besar yang melibatkan Goldman Sachs Infrastructure Partner dan M&G Infracapital. 

Konsorsium ini telah mengumumkan kemarin, 17 Agustus 2010 bahwa mereka telah memperkuat tim dengan mendapat dua pendukung tambahan, yakni Universities superannuation Schemma dari Inggris dan Caisse de Depots et Consignations asal Prancis.

Dua pesaing lainnya adalah konsorsium yang terdiri atas Morgan Stanley Infrastructure, 3i Infrastructure dan Abu Dhabi Investment Authority. Pesaing berikutnya adalah gabungan investor asal Kanada, yang melibatkan Borealis dan Dana Pensiun Ontario Teachers. Kedua konsorsium ini juga dikenal memiliki reputasi baik di sektor infrastruktur.

Pemerintah tidak memiliki dana untuk membiayai pembangunan rel kereta yang membutuhkan biaya hingga 5,7 miliar pound atau hampir Rp100 triliun.
sumber: Telegraph.co.uk
• VIVAnews

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengikut